• Jl. Panglima Nyak Makam
  • 082160061211
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Buletin
    • Bunga Rampai
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
109 dilihat       09 Juli 2026

BRMP Aceh Siap Perluas Budidaya Padi PM-AAS demi Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

Jakarta, 9 Juli 2026 – Balai Besar Penerapan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Aceh menyatakan komitmennya mendukung percepatan penerapan Budidaya Padi PM-AAS (Pertanian Modern – Advance Agriculture System) sebagai upaya meningkatkan produktivitas padi dan kesejahteraan petani. Komitmen tersebut ditegaskan usai mengikuti Rapat Koordinasi Perluasan Penerapan Budidaya Padi PM-AAS yang diselenggarakan di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (9/7).

Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian dan dihadiri Wakil Menteri Pertanian, Staf Ahli Menteri, Tenaga Ahli Menteri, Sekretaris Kementerian Pertanian, pejabat Eselon I dan II lingkup Kementerian Pertanian, seluruh Kepala Balai Besar dan Balai Regional, perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, BUMN, Dinas Pertanian Provinsi se-Indonesia, serta para penyuluh pertanian.

Dalam arahannya, Menteri Pertanian menegaskan bahwa pembangunan pertanian saat ini diarahkan tidak hanya untuk mempertahankan swasembada pangan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani.

"Orientasi pertanian kita sekarang adalah kesejahteraan petani. Upaya tersebut diwujudkan melalui peningkatan produktivitas dan peningkatan indeks pertanaman sehingga pendapatan petani semakin meningkat," tegas Menteri Pertanian.

Untuk mencapai target tersebut, Kementerian Pertanian mendorong penerapan Pertanian Modern – Advance Agriculture System (PM-AAS) sebagai model intensifikasi budidaya padi berbasis teknologi. Melalui pendekatan ini, produktivitas padi ditargetkan mampu mencapai 10 ton gabah per hektare, didukung penerapan teknologi budidaya yang tepat, penggunaan benih unggul, pemupukan berimbang, mekanisasi pertanian, serta pendampingan intensif oleh penyuluh.

Menteri Pertanian juga menekankan pentingnya peran penyuluh pertanian sebagai ujung tombak pembangunan pertanian. Setiap penyuluh diharapkan melakukan pendampingan pada areal PM-AAS seluas sekitar 50 hektare, sehingga seluruh tahapan budidaya dapat diterapkan secara optimal oleh petani.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja penyuluh, Menteri Pertanian menyampaikan bahwa penyuluh yang berhasil menunjukkan kinerja terbaik dalam mendampingi penerapan PM-AAS akan diberikan penghargaan berupa sepeda motor sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendampingan di lapangan.

Menindaklanjuti arahan tersebut, BRMP Aceh siap memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat implementasi PM-AAS di Provinsi Aceh. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pendampingan teknologi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengawalan penerapan inovasi budidaya modern guna meningkatkan produktivitas padi secara berkelanjutan.

Melalui kolaborasi seluruh pihak, penerapan Budidaya Padi PM-AAS diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperluas indeks pertanaman, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta mewujudkan kesejahteraan petani sebagaimana menjadi arah pembangunan pertanian yang dicanangkan Kementerian Pertanian.

Prev Next

- Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Aceh


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Aceh Perkuat Sinergi Penerapan PM-AAS melalui Sosialisasi di Kota Langsa
    28 Jul 2026 - By Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Aceh
  • Thumb
    BRMP Aceh Perkuat Sinergi Penerapan PM-AAS melalui Rapat Koordinasi Swasembada Pangan Berkelanjutan
    28 Jul 2026 - By Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Aceh
  • Thumb
    VERIFIKASI CPCL LIP DI KABUPATEN PIDIE JAYA, BRMP ACEH PASTIKAN BANTUAN TEPAT SASARAN
    27 Jul 2026 - By Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Aceh
  • Thumb
    BRMP Aceh Kawal Percepatan Realisasi ABT 2026 untuk Pemulihan 12 Kabupaten Terdampak Bencana
    27 Jul 2026 - By Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Aceh
  • Thumb
    BRMP Aceh hadiri Pengukuhan Perhiptani Aceh
    27 Jul 2026 - By Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Aceh

tags

Agromodern BRMPAceh Kementerian Pertanian

Kontak

082160061211
082160061211
[email protected]

Jl. Panglima Nyak Makam No.27, Kota Baru - Kec. Kuta Alam Kota Banda Aceh - Aceh Indonesia
23125

https://aceh.brmp.pertanian.go.id/

© 2025 - 2026 Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Aceh. All Right Reserved